PORTAL ASPIRASI- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini mulai masuk ke lingkungan pesantren.
Teknologi yang selama ini identik dengan dunia digital dan industri tersebut diperkenalkan kepada para santri Pondok Pesantren Daarul Ikhwan, Jalan Pulau Singkep, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, melalui kegiatan pelatihan yang digelar Tim KKN Rekognisi Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan fokus mengenalkan dasar-dasar AI sekaligus mengajak para santri melihat bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar dan kebutuhan produktif sehari-hari.
Pada sesi awal, para santri diajak mengenal konsep dasar kecerdasan buatan dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami.
Suasana semakin menarik ketika kegiatan masuk ke sesi praktik pembuatan flyer digital.
Dengan bantuan AI, para santri diajak menyusun ide, memasukkan informasi dalam bentuk teks, hingga mengembangkan konsep visual menjadi sebuah flyer digital.
Hasilnya, para santri dapat membuat flyer edukasi yang menarik dengan proses yang lebih cepat dan efisien.
Tidak hanya digunakan untuk desain, AI juga diperkenalkan sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika.
Mata pelajaran yang kerap dianggap menantang tersebut menjadi salah satu materi praktik. Para santri diajak memanfaatkan AI sebagai “asisten pintar” untuk membantu memahami materi serta melihat langkah demi langkah penyelesaian soal dengan cara yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Melalui pendekatan tersebut, Tim KKN Rekognisi Teknik Telekomunikasi ITERA berharap para santri dapat mengenal AI bukan sekadar sebagai teknologi canggih, tetapi juga sebagai sarana pendukung pembelajaran dan kreativitas.
AI juga diharapkan dapat membantu santri memproduksi media informasi digital sekaligus meningkatkan kemampuan mereka menghadapi perkembangan teknologi di era modern.
Dengan demikian, literasi digital tidak hanya berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan secara produktif, kreatif, dan mendukung proses belajar.***



















