Jelang Pilkapekon 2026, Bupati Pringsewu Minta Calon dan Pendukung Jaga Kondusivitas

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Sebanyak 172 calon kepala pekon dari 59 pekon di Kabupaten Pringsewu menyatakan komitmen bersama untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkapekon) Serentak Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengucapan ikrar dan penandatanganan deklarasi damai yang digelar di Aula Utama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan bahwa pemilihan kepala pekon merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat pekon. Melalui pemilihan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa kemajuan, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pembangunan pekon ke arah yang lebih baik.

“Namun, kita juga harus menyadari bahwa setiap proses pemilihan memiliki potensi munculnya perbedaan pilihan, pandangan, maupun kepentingan. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, kejujuran, keadilan, serta semangat persaudaraan. Deklarasi Damai ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen bagi mewujudkan Pemilihan Kepala Pekon yang aman, tertib, lancar dan damai,” ujarnya.

Calon Kapekon Diminta Hindari Politik Uang dan Hoaks

Bupati mengajak seluruh calon kepala pekon untuk menunjukkan sikap sebagai calon pemimpin yang dewasa, berintegritas, dan bertanggung jawab. Para calon juga diharapkan menyampaikan visi, misi, serta program kerja secara santun dan bermartabat.

Ia mengingatkan agar seluruh calon menghindari politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta tindakan lain yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Pesan serupa juga ditujukan kepada para pendukung dan simpatisan calon agar senantiasa menjaga ketertiban serta menghormati perbedaan pilihan. Menurutnya, perbedaan dalam menentukan pemimpin tidak boleh merusak hubungan kekeluargaan, persahabatan, maupun persatuan yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.

“Saya berharap seluruh pihak terkait dapat terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah, bersama-sama mencegah konflik, mengedepankan komunikasi dan musyawarah, serta menyelesaikan setiap persoalan sesuai ketentuan yang berlaku. Juga kepada para calon kapekon, saya tegaskan bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang perolehan suara terbanyak, tetapi bagaimana kita mengikuti seluruh proses dengan jujur, menghormati aturan dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.

Komitmen Wujudkan Pilkapekon Aman dan Demokratis

Riyanto berharap deklarasi damai dan penandatanganan komitmen bersama tersebut semakin memperkuat kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Pekon Serentak Kabupaten Pringsewu Tahun 2026.

Melalui komitmen tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif, mencegah potensi konflik, serta memastikan setiap tahapan pemilihan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemilihan kepala pekon serentak ini diharapkan dapat berjalan aman, damai, demokratis, dan berintegritas, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di Kabupaten Pringsewu.***(Wid)

banner 336x280