Lapas Kalianda Siapkan Sistem Peringatan Dini, Evakuasi Petugas dan Warga Binaan Diperkuat

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalianda berencana memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami melalui integrasi Early Warning System (EWS) dengan sistem peringatan dini yang dimiliki BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (22/09/2026).

Melalui sinergi tersebut, informasi peringatan dini yang diterima BPBD Kabupaten Lampung Selatan dapat segera diteruskan kepada Lapas Kalianda untuk ditindaklanjuti sesuai SOP tanggap darurat.

banner 336x280

Langkah tersebut mencakup penyampaian informasi kepada petugas dan warga binaan, pengamanan area, hingga pelaksanaan evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

Rencana pengaktifan EWS di Lapas Kalianda menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana, mengingat wilayah Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi ancaman tsunami.

BPBD Kabupaten Lampung Selatan sendiri memiliki Warning Receiver System (WRS) untuk menerima dan mendiseminasikan informasi gempa bumi serta peringatan dini tsunami dari BMKG.

Kepala Lapas Kalianda, Badarudin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya mengandalkan sarana teknologi. Menurutnya, kesiapan personel, komunikasi yang cepat, SOP yang jelas, jalur evakuasi, serta simulasi secara berkala juga menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana.

“Peringatan dini harus diikuti dengan tindakan dini. Dengan koordinasi yang cepat dan kesiapan seluruh personel, risiko dapat diminimalkan serta keselamatan petugas dan warga binaan dapat lebih terjamin,” ujarnya.

Sinergi antara Lapas Kalianda dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin memperkuat terwujudnya Lapas Kalianda Siaga Bencana yang responsif, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan jiwa manusia.***

banner 336x280