PORTAL ASPIRASI- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Selasa (28/4/2026). Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Muzani didampingi Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar bersama sejumlah anggota DPRD Provinsi. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, serta Ketua DPRD Pringsewu Suherman bersama jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan tukar-menukar cinderamata antara Ketua MPR RI dan Bupati Pringsewu sebagai simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Ahmad Muzani menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global dan disrupsi teknologi. Menurutnya, empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di tengah perbedaan yang ada, para pendiri bangsa telah bersepakat membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kunci kekuatan kita adalah kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong,” ujarnya.
Ia juga menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kebahagiaan tinggi, yang didukung oleh kuatnya rasa persatuan dan solidaritas masyarakat.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pringsewu pada 2025 mencapai angka 74,76, meningkat dari 73,84 pada tahun sebelumnya dan menempatkan Pringsewu di posisi kedua tertinggi di Provinsi Lampung.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan mencapai 5,44 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di provinsi tersebut. Pemerintah daerah juga terus berupaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka pada 2025 tercatat sebesar 4,65 persen. Pemkab Pringsewu terus mendorong penciptaan lapangan kerja melalui sektor agroindustri dan UMKM.
Riyanto juga menyoroti potensi daerah, termasuk keberadaan Bendungan Way Sekampung sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), serta pengembangan hilirisasi singkong menjadi tepung mocaf sebagai upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah serta mendorong hilirisasi singkong sebagai program prioritas nasional,” katanya.
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah di tengah berbagai keterbatasan.***


















