PORTAL ASPIRASI- Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat komunikasi publik melalui program podcast dan siaran langsung D’Jongik (Mejong Sua Ngicik). Pada episode kedua yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tanggamus, Jumat (5/6/2026), isu pembangunan infrastruktur jalan menjadi fokus utama pembahasan.
Mengangkat tema “Perbaiki Jalan Tanggamus”, program tersebut menghadirkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, sebagai narasumber.
Acara yang dipandu Kepala Diskominfo Kabupaten Tanggamus, Suhartono, disiarkan secara langsung melalui media sosial dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan maupun aspirasi terkait pembangunan infrastruktur daerah.
Dalam dialog tersebut, Hendra Wijaya Mega menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah karena memiliki dampak besar terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.
“Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah. Namun seluruh proses harus tetap mengikuti tahapan perencanaan dan regulasi yang berlaku agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Menurut Hendra, pembiayaan pembangunan daerah berasal dari berbagai sumber, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga sumber pembiayaan lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga mengungkapkan peluang kerja sama internasional yang tengah dijajaki Pemkab Tanggamus dengan Pemerintah Korea Selatan melalui STADT Korea. Kerja sama tersebut berkaitan dengan penyusunan kajian master plan penanganan kebencanaan.
“November 2026 nanti akan ada agenda lanjutan bersama pihak STADT Korea selama lima hari. Ini menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk mempresentasikan dokumen yang telah disiapkan bersama Bappenas guna memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Korea melalui Kedutaan Besar Korea di Jakarta,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan kabupaten telah masuk dalam program penanganan tahun 2026.
Menurutnya, pekerjaan fisik pembangunan jalan diperkirakan mulai berjalan pada Juli hingga Agustus 2026 setelah seluruh tahapan administrasi, perencanaan, dan pengadaan selesai dilaksanakan.
“Insya Allah pekerjaan fisik jalan mulai berjalan pada Juli sampai Agustus. Yang pasti Agustus sudah mulai terlihat pelaksanaannya. Ada pekerjaan peningkatan jalan dan ada juga kegiatan pemeliharaan maupun tambal sulam sesuai kondisi ruas jalan yang ditangani,” kata Belli.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas jalan, salah satunya akibat kendaraan bertonase berlebih yang melintas di sejumlah ruas jalan kabupaten sehingga mempercepat kerusakan infrastruktur.
Melalui program D’Jongik, masyarakat diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pejabat daerah guna menyampaikan kritik, saran, dan pertanyaan terkait pembangunan maupun pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Kabupaten Tanggamus, Suhartono, mengatakan program tersebut akan terus dilaksanakan setiap pekan sebagai sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“D’Jongik diharapkan menjadi ruang diskusi yang terbuka, informatif, dan mampu mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkuat transparansi pembangunan daerah,” ujarnya.
Dengan konsep santai namun tetap informatif, D’Jongik diharapkan menjadi media yang efektif untuk menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal kemajuan Kabupaten Tanggamus.
















