Bimtek E-Purchasing, Lampung Geser ke Era Pengadaan Digital Transparan

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI– Pemerintah Provinsi Lampung resmi menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Proses Pengadaan E-Purchasing melalui platform Mbizmarket. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusiban, Kamis (11/9/2025), dibuka langsung oleh Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Lampung, Puadi Jailani.

Dalam sambutannya, Puadi Jailani menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap regulasi dan teknologi pengadaan barang/jasa pemerintah. “Era digital menuntut kita memanfaatkan setiap inovasi untuk memastikan pengadaan barang/jasa berjalan transparan, akuntabel, dan efisien,” ujar Puadi.

banner 336x280

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018, pelaksanaan E-Purchasing wajib dilakukan jika barang/jasa tersedia di Katalog Elektronik. LKPP RI, bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia, telah meluncurkan Katalog Elektronik Versi 6, yang menggantikan versi sebelumnya. Sementara itu, Toko Daring LKPP tetap beroperasi sebagai sarana belanja kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

Puadi menyoroti besarnya potensi belanja pengadaan di Provinsi Lampung. Berdasarkan APBD 2025, total potensi belanja mencapai Rp 2,548 triliun, dengan Rp 1,207 triliun dialokasikan untuk E-Purchasing. Hingga saat ini, realisasi belanja melalui Katalog Elektronik baru mencapai Rp 478 miliar, dan Toko Daring Rp 6,02 miliar. “Masih tersisa potensi belanja E-Purchasing Rp 723 miliar yang harus kita optimalkan,” jelasnya.

Dalam Bimtek ini, Puadi memberikan dua arahan utama. Pertama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan diminta memanfaatkan Katalog Elektronik dan Toko Daring secara maksimal. Kedua, para penyedia, terutama UMKM, didorong memiliki akun INAPROC dan memasukkan produk mereka ke Katalog Elektronik Versi 6 dan Toko Daring LKPP.

“Kami membuka peluang bagi marketplace nasional yang tergabung di tokodaring.lkpp.go.id untuk mensosialisasikan proses bisnisnya ke seluruh perangkat daerah di Lampung,” tambah Puadi.

Bimtek ini juga menjadi ajang pertukaran informasi antara peserta dengan narasumber, termasuk mekanisme belanja melalui Toko Daring Mbizmarket. Di akhir acara, Puadi memberikan apresiasi kepada tim Mbizmarket atas dukungan penyelenggaraan kegiatan ini, menegaskan langkah Pemprov Lampung menuju pengadaan barang/jasa yang lebih modern, transparan, dan digital.***

banner 336x280