Bupati Tanggamus Terima Audiensi Tani Merdeka Indonesia, Bahas Hilirisasi Pertanian dan Penguatan Infrastruktur, Dorong Petani Naik Kelas

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI– Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam pengembangan sektor pertanian dengan membuka ruang dialog strategis bersama para pemangku kepentingan. Pada Rabu (01/10/2025) pagi, Bupati Tanggamus, Drs. Moh. Saleh Asnawi, menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia di ruang rapat utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas sejumlah isu krusial terkait peningkatan kesejahteraan petani melalui hilirisasi produk dan penguatan infrastruktur pertanian.

Audiensi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia, Isralludin, beserta jajaran pengurus, termasuk Bonar Margiant (Bendahara DPD), Kusnandar, M. Agus, dan perwakilan DPW Tani Merdeka Indonesia seperti Fikri (Ketua), Dedi (Sekretaris), Aliunsyah, Hadi Asni, serta Ali Jaya. Dari pihak Pemkab Tanggamus, Bupati didampingi Wakil Ketua I DPRD Rangga Putra Hakim, Asisten II Hendra Wijaya Mega, dan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH).

banner 336x280

Dalam pertemuan tersebut, organisasi Tani Merdeka Indonesia memaparkan dua isu strategis utama. Pertama, hilirisasi hasil komoditas pertanian agar produk petani Tanggamus tidak hanya berhenti sebagai bahan mentah, tetapi mampu diproses lebih lanjut sehingga memiliki nilai tambah yang signifikan. Kedua, penguatan infrastruktur pertanian serta kebutuhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang memadai untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani.

Bupati Tanggamus, Drs. Moh. Saleh Asnawi, menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian daerah, dengan 80 persen penduduk Kabupaten Tanggamus bekerja sebagai petani. “Kami sangat mengapresiasi masukan dari Tani Merdeka Indonesia. Hilirisasi produk pertanian adalah kunci agar petani kita tidak hanya menjadi penjual bahan mentah, tetapi juga pelaku utama dalam rantai nilai. Untuk kebutuhan infrastruktur dan alsintan, kami akan mengkaji bersama OPD terkait agar bisa menjadi prioritas pembangunan daerah. Pemkab juga sedang mendorong hilirisasi kopi di Pekon Kedaloman serta pengembangan kopi bubuk di Pekon Pariaman,” jelas Bupati.

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia, Fikri, menekankan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. “Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga siap terlibat dalam implementasi program. Harapan kami, sinergi ini dapat membawa kemajuan nyata bagi petani di Tanggamus. Insya Allah, akhir tahun 2025, Kabupaten Tanggamus akan menerima bantuan combine dari Kementerian Pertanian, yang akan mempermudah panen dan meningkatkan produktivitas,” ujar Fikri.

Audiensi berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif, membahas berbagai potensi peningkatan kualitas hasil pertanian, peluang investasi, serta strategi pemasaran produk lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, dibahas pula pembentukan sistem pendampingan dan pelatihan bagi petani, khususnya dalam pengolahan pasca panen dan manajemen produksi untuk memastikan hasil pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara Pemkab Tanggamus dan Tani Merdeka Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Bupati Saleh menegaskan, pemerintah akan terus mendorong inovasi dan penggunaan teknologi tepat guna, termasuk digitalisasi data pertanian dan pengembangan agribisnis berbasis masyarakat, agar petani Tanggamus tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dalam ekonomi pertanian.

Dengan langkah ini, Kabupaten Tanggamus diharapkan menjadi contoh daerah yang berhasil mengintegrasikan hilirisasi produk pertanian dengan penguatan infrastruktur, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui inovasi, sinergi, dan kebijakan pro-rakyat.***

banner 336x280