PORTAL ASPIRASI- Gubernur Lampung sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Lampung, Rahmad Mirzani Djausal, resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra tingkat Provinsi Lampung di Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Jumat sore (4/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 500 peserta yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Pembukaan Diklat Laskar Gerindra ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada peserta secara simbolis oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Rahmad Mirzani Djausal.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Mirzani Djausal meminta seluruh kader yang mengikuti diklat agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap materi yang diberikan tutor dan pelatih dapat menjadi bekal bagi para kader dalam menjalankan aktivitas politik.
“Saya berharap ilmu yang di peroleh bisa di jadikan bekal di kemudian hari”, pesannya.
Diklat Laskar Gerindra Provinsi Lampung berlangsung hingga 6 September 2026. Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri puluhan anggota DPRD, baik DPRD Provinsi Lampung maupun anggota DPRD kabupaten/kota se-Lampung.
Selain itu, sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari Partai Gerindra juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Mirza Djausal, kehadiran kader Partai Gerindra dari berbagai daerah menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda konsolidasi kader Gerindra berskala besar di Provinsi Lampung.
Momentum Pendidikan dan Konsolidasi Kader
Usai pembukaan, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Pringsewu, Nazaruddin, mengatakan pelaksanaan Diklat Laskar Gerindra di Lampung kali ini menjadi momentum tersendiri bagi para kader.
“Baru kali ini kita melaksanakan diklat untuk kader Gerindra di Lampung. Biasanya kegiatan seperti ini dilaksanakan di Hambalang, Jawa Barat,” kata Nazaruddin.
Ia menjelaskan, para peserta yang mengikuti diklat memiliki rentang usia yang beragam.
Peserta tertua tercatat berusia 48 tahun dari Kabupaten Way Kanan dan 45 tahun dari Kabupaten Pringsewu. Sementara itu, peserta termuda berusia 18 tahun.
Menurut Nazarudin, keikutsertaan kader dari berbagai kelompok usia tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dalam mengikuti pendidikan dan pembekalan Laskar Gerindra.
Selain memperkuat kapasitas kader, kata dia, peserta juga membawa motivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi agenda politik dan memenangkan Partai Gerindra pada pilkada berikutnya.
Bekali Kader dengan Nasionalisme
Dalam pelaksanaan diklat, para peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan. Salah satunya mengenai kecintaan terhadap tanah air serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Nilai-nilai nasionalisme juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter para peserta.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah memasang gambar para pahlawan sebagai simbol penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pendahulu bangsa.
Diklat Laskar Gerindra Provinsi Lampung diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga mampu membentuk kader yang disiplin, memiliki semangat kebangsaan, serta siap mengabdi kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 500 orang dari berbagai kabupaten/kota, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan penguatan Laskar Gerindra di Provinsi Lampung.***(Wid)

















