Gunung Anak Krakatau Level III, Travel Agent dan Nakhoda Kapal Diminta Tak Dekati Kawasan Gunung

PORTAL ASPIRASI- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Pemerintah Kecamatan Rajabasa bersama jajaran Polres Lampung Selatan dan instansi terkait mengimbau seluruh wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang hingga saat ini masih berstatus Level III (Siaga).

Imbauan tersebut disampaikan secara langsung kepada wisatawan, agen perjalanan (travel agent), serta nakhoda kapal yang melayani penyeberangan menuju Pulau Sebesi dan kawasan wisata di sekitarnya, Sabtu (4/7/2026).

Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan terbaru dari petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang menyatakan aktivitas vulkanik masih terus dipantau secara intensif.

Camat Rajabasa, Firdaus, S.E., M.M., menegaskan bahwa keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama. Karena itu, masyarakat diminta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau selama status aktivitas vulkanik masih berada pada Level III (Siaga).

“Kami selaku Pemerintah Kecamatan Rajabasa menghimbau kepada wisatawan yang menuju kawasan Pulau Sebesi agar tidak mendekati radius area Gunung Anak Krakatau karena aktivitas vulkaniknya masih bergejolak,” ujar Firdaus.

Firdaus juga mengingatkan wisatawan agar tidak memaksakan diri mendekati kawasan gunung, apalagi melakukan pendakian ke Gunung Anak Krakatau.

Menurutnya, imbauan tersebut merupakan tindak lanjut hasil koordinasi dan kunjungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Basarnas, BPBD, serta instansi terkait ke Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau yang memastikan status gunung masih berada pada Level III (Siaga).

“Kami mengimbau seluruh wisatawan untuk tetap menjaga keselamatan dan tidak nekat mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Potensi bahaya aktivitas vulkanik masih ada sehingga keselamatan harus menjadi prioritas,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Rajabasa juga menyatakan akan terus memantau perkembangan status Gunung Anak Krakatau berdasarkan informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api.

Meski demikian, Firdaus memastikan kawasan wisata Pulau Sebesi tetap dapat dikunjungi selama wisatawan mematuhi seluruh arahan petugas.

“Kami bersama seluruh instansi terkait mengucapkan selamat berwisata ke Pulau Sebesi dan sekitarnya. Semoga seluruh wisatawan berangkat dan kembali dengan selamat,” tutupnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Canti–Desa Tejang Pulau Sebesi, Aipda Deni Madyistira, mengatakan pihak kepolisian terus memberikan edukasi kepada wisatawan serta memasang spanduk imbauan di sejumlah titik.

Selain itu, para nakhoda kapal juga diminta tidak membawa wisatawan mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau selama aktivitas vulkanik masih meningkat.

“Karena potensi ancaman erupsi freatik maupun magmatik dapat terjadi sewaktu-waktu, seluruh pihak harus menjaga jarak aman demi keselamatan bersama,” tegas Aipda Deni Madyistira.***