IDS Sumatra 2026 Pecah! Lampung Selatan Tunjukkan Kelasnya di Dunia Otomotif

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Kabupaten Lampung Selatan resmi mengukuhkan diri sebagai “monster baru” industri otomotif Sumatra usai sukses menggelar seri perdana Indonesian Drift Series Sumatra 2026 di kawasan Way Handak Expo, Kalianda.

Raungan mesin, asap ban terbakar, dan ribuan penonton yang memadati arena selama dua hari jadi bukti bahwa Lampung Selatan bukan lagi sekadar daerah lintasan menuju Sumatra, tapi mulai menjelma sebagai poros baru sport tourism dan industri kreatif otomotif nasional.

banner 336x280

Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa terpilihnya Lampung Selatan sebagai tuan rumah IDS bukan cuma soal gengsi atau viral semata.

Menurutnya, event ini menjadi titik awal transformasi besar daerah dalam membangun ekosistem otomotif dan wisata olahraga secara berkelanjutan.

“Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujar Egi.

Yang bikin publik makin kagum, event nasional sebesar IDS 2026 ternyata digelar tanpa menggunakan dana APBD sama sekali.

Yup, nol rupiah dari anggaran daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memilih memainkan strategi kolaborasi dengan menggandeng pihak swasta, komunitas otomotif, sponsor, dan stakeholder lainnya untuk membiayai keseluruhan acara.

Strategi ini langsung menuai pujian dari Zulkifli Hasan yang hadir langsung di arena IDS.

“Acara ini nol rupiah APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulhas yang disambut tepuk tangan penonton.

Bukan cuma jadi hiburan, IDS Sumatra 2026 juga sukses menciptakan efek domino ekonomi yang terasa langsung di masyarakat.

Hotel dan penginapan di Kalianda dilaporkan penuh, UMKM lokal kebanjiran pembeli, jasa transportasi ramai, hingga kawasan wisata ikut terdampak positif karena kedatangan ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Bagi generasi muda, event ini juga membawa mindset baru bahwa dunia otomotif bukan sekadar soal balapan atau gaya-gayaan.

Industri ini mulai dipandang sebagai ruang ekonomi kreatif yang luas — mulai dari mekanik profesional, modifikator, videografer otomotif, content creator, event organizer, sampai bisnis lifestyle anak muda.

Way Handak Expo pun berubah total menjadi panggung otomotif nasional.

Mobil-mobil drift bertenaga tinggi meliuk agresif di lintasan sambil membelah asap putih tebal dari ban yang terbakar. Ribuan penonton bersorak tiap kali drifter berhasil melakukan manuver ekstrem dengan presisi tinggi.

Atmosfernya bukan cuma vibes balapan, tapi juga festival kreatif anak muda yang penuh energi.

Dengan posisi strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra, ditambah keberanian pemerintah daerah membangun kolaborasi modern tanpa bergantung penuh pada APBD, Lampung Selatan kini mulai dipandang sebagai calon pusat baru sport tourism dan industri otomotif Indonesia bagian barat.

Dan lewat IDS 2026, satu pesan berhasil dikirim keras ke banyak daerah:

Kalau dikelola kreatif dan berani kolaborasi, daerah bukan cuma bisa jadi penonton event nasional — tapi juga bisa jadi pemain utama.***

banner 336x280