PORTAL ASPIRASI- Masyarakat di sejumlah wilayah Sumatra diminta bersiap menghadapi potensi gangguan layanan komunikasi dan internet menyusul adanya pemeliharaan infrastruktur jaringan dan kelistrikan regional yang mulai dilakukan pada Jumat malam, 22 Mei 2026.
Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi Tim Monitoring Infrastruktur Regional Sumatra. Dalam pemberitahuan itu disebutkan bahwa proses pemeliharaan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 12 jam.
Selama proses berlangsung, layanan jaringan seluler, internet, hingga sejumlah layanan digital diprediksi mengalami gangguan, mulai dari penurunan kualitas sinyal hingga terputus sementara di beberapa wilayah terdampak.
Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan stabilitas pasokan listrik serta penguatan kualitas jaringan komunikasi regional di Pulau Sumatra.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang apabila jaringan tiba-tiba mengalami gangguan atau terputus sementara,” demikian isi pengumuman Tim Monitoring Infrastruktur Regional Sumatra.
Selain itu, masyarakat juga diminta melakukan langkah antisipasi dengan menyimpan data penting secara offline untuk menghindari kendala akses selama proses pemeliharaan berlangsung.
Gangguan diperkirakan tidak hanya berdampak pada layanan komunikasi pribadi, tetapi juga berpotensi memengaruhi aktivitas digital masyarakat seperti transaksi online, layanan perbankan digital, media sosial, hingga sistem komunikasi berbasis internet lainnya.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada rincian resmi mengenai wilayah mana saja yang dipastikan terdampak maupun penjelasan teknis lebih detail terkait proses pemeliharaan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap memantau informasi resmi dari operator layanan maupun instansi terkait guna mengetahui perkembangan terbaru selama proses pemeliharaan berlangsung.***



















