Kapolres Aceh Tamiang Turun ke Lokasi Banjir, Isu Mayat Dalam Mobil Dibongkar Tuntas dan Ternyata Begini Faktanya

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, bersama Dirbinmas Polda Aceh Kombes Donny Siswoyo, melakukan inspeksi besar-besaran terhadap puluhan kendaraan yang terendam dan terlantar akibat banjir di sepanjang jalur utama hingga area SPBU Tanah Terban. Langkah ini menjadi sorotan publik setelah merebaknya isu liar mengenai ditemukannya mayat di dalam mobil-mobil yang ditinggalkan pemiliknya.

Dalam penelusuran lapangan yang berlangsung sejak pagi, tim gabungan yang terdiri dari puluhan personel kepolisian turun langsung mengecek kondisi seluruh kendaraan. Proses pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari bagian dalam kendaraan, bagasi, hingga area sekitar lokasi banjir untuk memastikan tidak ada hal yang terlewat.

banner 336x280

AKBP Muliadi menegaskan bahwa kabar mengenai adanya mayat dalam mobil adalah hoaks yang tidak memiliki dasar dan terbukti menyesatkan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa seluruh jalur telah disisir secara detail dan tidak ditemukan tanda-tanda sebagaimana yang disebarkan di media sosial.

“Setelah kita sisir dan cek sepanjang jalan hingga SPBU Tanah Terban, termasuk disaksikan langsung oleh awak media, tidak ada mayat dalam mobil. Isu bau menyengat itu juga tidak benar. Yang tercium hanyalah bau lumpur bekas banjir,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi banjir besar beberapa hari terakhir memang membuat sejumlah pemilik kendaraan terpaksa meninggalkan mobilnya demi menyelamatkan diri. Namun, situasi tersebut kemudian disalahartikan oleh pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar untuk memicu kepanikan.

Menurut AKBP Muliadi, penyebaran kabar bohong semacam ini sangat berbahaya, terutama saat masyarakat tengah fokus menghadapi bencana. Informasi yang tidak terverifikasi dapat memperburuk situasi, mengganggu stabilitas, dan menghambat upaya aparat serta tim relawan yang bekerja keras membantu warga terdampak.

Kapolres Aceh Tamiang juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia menegaskan bahwa setiap laporan dari warga akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak kepolisian.

“Kami minta masyarakat bijak menyaring informasi. Setiap laporan dari warga akan langsung kami tindak lanjuti. Jangan sampai informasi hoaks memperkeruh keadaan saat kita semua sedang fokus pada pemulihan,” tutupnya.***

banner 336x280