PORTAL ASPIRASI- Jumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Pelabuhan Merak mengalami peningkatan sebesar 12 persen saat libur Natal 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan lonjakan mobilitas warga yang memanfaatkan layanan penyeberangan di momen libur panjang, sekaligus menjadi indikator kesiapan operasional ASDP Cabang Utama Bakauheni.
Berdasarkan catatan posko Pelabuhan ASDP Bakauheni, selama 24 jam pada tanggal 25 Desember 2025, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, arus penumpang berjalan normal dan tertib tanpa kemacetan berarti. Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Bakauheni, Saiful Harahap, menyampaikan bahwa total penumpang mencapai 35.191 orang, meningkat dari 31.528 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, penumpang jalan kaki naik dari 2.227 menjadi 2.341 orang, sementara penumpang di atas kendaraan meningkat dari 29.301 menjadi 32.850 orang.
Selain penumpang, jumlah kendaraan yang menyeberang juga mengalami perubahan. Total kendaraan naik 2 persen dari 8.023 unit menjadi 8.157 unit. Rincian menunjukkan bahwa kendaraan roda dua justru turun 13 persen dari 890 unit menjadi 777 unit, sedangkan kendaraan roda empat berkurang 2 persen dari 3.915 unit menjadi 3.847 unit. Sementara itu, kendaraan bus meningkat 16 persen dari 384 unit menjadi 402 unit, dan truk naik 9 persen dari 2.870 unit menjadi 3.131 unit.
Kapasitas kapal dan frekuensi trip juga ditingkatkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Jumlah kapal yang dioperasikan naik 11 persen dari 27 unit menjadi 30 unit, dan total trip kapal bertambah 10 persen dari 99 trip menjadi 109 trip. Hal ini menunjukkan kesiapan ASDP Bakauheni dalam menghadapi lonjakan liburan yang cukup tinggi, termasuk adanya potensi cuaca ekstrim yang bisa memengaruhi perjalanan penumpang.
Saiful Harahap menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan petugas di lapangan. “ASDP Bakauheni menyiapkan ratusan petugas gabungan untuk mengatur apabila terjadi penumpukan kendaraan, sekaligus memastikan layanan berjalan lancar. Kami juga menghimbau masyarakat membeli tiket secara online untuk mengurangi antrean di pelabuhan dan memahami kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi,” jelasnya.
Data ini menjadi bukti bahwa pengelolaan penyeberangan di Bakauheni semakin profesional dan adaptif terhadap peningkatan arus transportasi saat libur besar. Selain itu, informasi rinci mengenai jumlah penumpang dan kendaraan menjadi acuan penting bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merencanakan operasional transportasi laut di masa mendatang.
Dengan kesiapan operasional yang matang, ASDP Bakauheni diharapkan mampu menjaga pelayanan tetap lancar, meminimalkan kemacetan, dan menjamin keselamatan penumpang, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan penyeberangan dengan nyaman di setiap musim libur panjang.***













