PORTAL ASPIRASI- Hingga kini para Kepala Sekolah Swasta belum sepenuhnya terakomodir ke dalam kepungurusan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Padahal kedua belah pihak sudah duduk satu meja guna membahas persoalan itu.
Hal itu di benarkan Jamaludin, SH., Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Banding yang juga pengurus Forum Kepala Sekolah Swasta.
Menurut Jamal, pada Selasa 11 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum acara literasi di SMPN 3 Kecamatan Natar di lakukan pertemuan antara pengurus MKKS dan FKSS . Dalam pertemuan itu FKKS mengajukan sekitar 13 nama Kepala Sekolah untuk di dudukan di kepengurusan MKKS. “Tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya, ” Ujar Jamal. Adapun ke tiga belas Kepala Sekolah itu;
1. H. Andiyanto, S.Ag(SMP SWadhipa Natar)
2. Mushoddiq, S.Pd.I., M.Pd(SMP Amal Bhakti Jati agung)
3. Edi Susanto, M.Pd (SMP Al Huda Jati Agung)
4. Jamaluddin, SH.(SMP.Muhammadiyag Rajabasa)
5. Fitriyati Vera H., S.T.P(SMP 17 Serdang Tanjung Bintang)
6. Nurkholis, S.Si., M.Pd(SMP IT Insan Taqwa Lampung)
7. M. Fauzy, S.Kom(SMP Muhammadiyah Candipuro)
8. Yuniar, S. Pd. (SMP IsIam Kalianda)
9. Nanang Muhani, S.Pd.(SMP Piri Jati Agung)
10. Fauziana, S. Pd.(SMP Tunas Insan Cendikia Tanjung Bintang)
11. Khozin Muslim, S.Pd.I(SMP Muhammadiyag Way Sulan)
12. Rifka Muthia Pradikta,S.Pd.I(SMP PGRI Merbau Mataram)
13. Adji Putra Pratama,S.Sos.,S.Pd(SMP IT Daya Insani Katibung).
“Saya salah seorang yang di ajukan, tapi hingga kini belum ada pemberitahuan. Di acara literasi itu kami di bebankan sumbangan Rp. 250.000,” Ujar Jamal yang mengaku tidak sempat hadir karena tugas lain.
Selama ini, menurut Jamal, MKKS hanya main perintah saja ke Kepala Sekolah Swasta, tapi tidak pernah di ikut sertakan dalam program. “Contohnya program sekolah Helau nya pak bupati kami tidak dilibatkan, tapi kalau urusan sumbangan-sumbangan baru kami di minta, ” Tambah Jamal.
Lebih jauh Jamal berujar, pertemuan itu sedianya sudah mencapai kesepakatan, Kepala sekolah swasta dimasukan ke dalam kepengurusan MKKS. “Setelah itu di SK kan baru bersama menghadap kadis, tapi ini lewat dua pekan nggak ada perkembangan berati,,” Kata Jamal yang berdomisili di desa Banding, Kecamatan Rajabasa itu.***














