PORTAL ASPIRASI- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Lampung senilai Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Selatan, Jafar Syahbuddin Ritonga, dan disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Jihan Nurlela menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat Lampung terhadap masyarakat Sumatera Utara yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bantuan ini adalah wujud kebersamaan kami untuk saudara-saudara di Sumatera Utara. Kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan di Indonesia. Menurutnya, kerja sama lintas wilayah menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa bencana yang terjadi telah berdampak luas di wilayahnya. Dari total 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sebanyak 14 kecamatan terdampak bencana.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya warga yang terdampak langsung bencana di Tapanuli Selatan,” katanya.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas antardaerah di tengah situasi sulit.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi masa sulit. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap bantuan kemanusiaan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan antarwilayah dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di Indonesia.***



















