PORTAL ASPIRASI- Wakil Rektor Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung, Didi Susianto, M.Kom., mengapresiasi capaian IBN yang berhasil meraih lima penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata perkembangan akademik sekaligus hasil dari transformasi kelembagaan yang terus dilakukan institusi.
Didi Susianto yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Akselerasi Penggabungan Perguruan Tinggi didampingi Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIKOM) IBN, M. Muslihudin, M.T.I., serta Kepala Humas IBN, Sri Ipnuwati, M.Kom.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurut Didi, Institut Bakti Nusantara merupakan hasil penggabungan dua perguruan tinggi, yakni STMIK Pringsewu dan STIE Lampung Timur. Proses transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing institusi, memperkuat kualitas layanan pendidikan tinggi, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, menyampaikan bahwa penggabungan perguruan tinggi harus dipandang sebagai strategi transformasi kelembagaan menuju institusi pendidikan tinggi yang lebih kuat, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.
“Penggabungan perguruan tinggi bukan sekadar penyatuan administrasi, tetapi merupakan upaya strategis untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas akademik, memperluas kapasitas sumber daya, serta membangun institusi pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan global dan kebutuhan masyarakat di masa depan,” ujar Prof. Dr. Iskhaq Iskandar.
Ia juga mengapresiasi pencapaian Institut Bakti Nusantara dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Senada dengan itu, Dekan FTIKOM Institut Bakti Nusantara, M. Muslihudin, M.T.I., mengatakan penghargaan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bukti komitmen dosen dan peneliti IBN dalam menghasilkan karya ilmiah, inovasi teknologi, serta program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan pendidikan tinggi.
Melalui penghargaan dan penguatan transformasi kelembagaan tersebut, Institut Bakti Nusantara optimistis dapat terus meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperluas jejaring kolaborasi, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.***
