PORTAL ASPIRASI- Awal tahun 2026 dibuka dengan energi positif dari dunia pendidikan dan seni. Lima murid Sekolah Dasar (SD) dari berbagai daerah di Lampung sukses menghentak panggung Lampung Got Talent yang digelar di Teater Tertutup Taman Budaya Lampung, Jumat, 9 Januari 2026. Penampilan mereka bukan hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi muda Lampung di bidang seni, olahraga, dan kreativitas panggung.
Penampilan para murid SD ini menjadi bagian dari rangkaian Lampung Student Olimpic dan Lampung Got Talent Tahun 2026, ajang pencarian dan pengembangan bakat pelajar yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Ratusan penonton yang memadati teater tampak antusias dan memberikan apresiasi meriah sejak awal acara hingga penampilan terakhir.
Amora Buka Panggung dengan Aksi Solo Memukau
Salah satu penampil yang paling menyita perhatian adalah Amora, siswa kelas 6 dari salah satu SD Islam Terpadu di Bandar Lampung. Amora tampil sebagai solois dengan kepercayaan diri tinggi dan penguasaan panggung yang matang. Suaranya yang kuat dan ekspresif membuat penonton terdiam, lalu pecah dalam tepuk tangan saat penampilannya berakhir.
Penampilan Amora sekaligus menegaskan konsistensinya di dunia seni, setelah sebelumnya meraih prestasi sebagai juara dua Lampung Student Olimpic. “Aku senang bisa tampil dan berbagi energi dengan penonton. Semoga bisa terus belajar dan tampil lebih baik lagi,” ujar Amora singkat usai tampil.
Aksi Sepatu Roda hingga Stand Up Comedy
Selain Amora, panggung Lampung Got Talent juga diramaikan Fahlina, siswi kelas 3 SD, yang menunjukkan kemampuan sepatu roda dengan atraksi seimbang dan lincah. Gerakannya yang berani membuat penonton berdecak kagum, apalagi mengingat usianya yang masih sangat muda.
Tak kalah menarik, Arfa dari DCC Global School tampil sebagai stand up comedian cilik. Dengan materi ringan dan gaya khas anak-anak, Arfa berhasil memancing tawa penonton dan membuktikan bahwa dunia komedi juga bisa digeluti sejak usia dini.
Deretan Talenta Cilik dari Berbagai Daerah
Penampilan lain datang dari Davina Embun Wimala, siswi kelas 3 SD Muhammadiyah Pringsewu, yang menunjukkan bakat seni dengan penuh percaya diri. Sementara itu, Alexa Ruby Donia dari SD Negeri 2 Rawa Laut juga tampil memukau dan mendapat sambutan hangat dari penonton.
Keberagaman latar belakang peserta menunjukkan bahwa Lampung Got Talent menjadi ruang inklusif bagi anak-anak dari berbagai sekolah dan daerah untuk mengekspresikan bakat mereka.
Peserta Ratusan, dari SD hingga SMK
Sekretaris pelaksana kegiatan, Joni, menjelaskan bahwa Lampung Student Olimpic dan Lampung Got Talent Tahun 2026 diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan. “Kalau dari proses audisi, ada sekitar 200 peserta didik, mulai dari SD hingga SMK,” kata Joni di sela-sela acara.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai upaya menjaring, membina, dan mengapresiasi bakat pelajar di luar akademik. Ajang ini diharapkan menjadi wadah berkelanjutan untuk pengembangan potensi generasi muda Lampung.
Apresiasi Penonton dan Harapan Keberlanjutan
Sejumlah penonton dari SMK Negeri 4 Bandar Lampung mengaku senang dengan agenda pemerintah yang dekat dengan dunia pelajar. Menurut mereka, kegiatan seperti Lampung Got Talent memberi ruang ekspresi sekaligus motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan minat dan bakat.
“Kami berharap acara seperti ini terus diadakan. Selain seru ditonton, ini juga bikin siswa lebih percaya diri dan berani tampil,” ujar salah satu penonton.
Dengan antusiasme peserta dan penonton yang tinggi, Lampung Got Talent di awal tahun 2026 menjadi bukti bahwa panggung seni dan kreativitas pelajar Lampung terus hidup dan berkembang.***


















