Pembongkaran Pohon Ketapang Kencana di Komplek Pemda Pringsewu Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Jalan Jadi Panas

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI– Warga dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pringsewu menyoroti langkah kontroversial pemerintah daerah yang membongkar seluruh tanaman kayu ketapang kencana di median jalan komplek Pemda. Pohon-pohon yang sudah tumbuh lebih dari lima tahun itu dikenal membuat kawasan sekitar rindang dan sejuk. Kini, setelah diganti dengan jenis tanaman baru, suasana jalan justru terasa terik dan panas.

Sebelumnya, deretan ketapang kencana yang tumbuh rapi di median jalan menjadi tempat teduh bagi masyarakat maupun pegawai yang beraktivitas di kawasan perkantoran Pemda. Namun sejak pembongkaran dilakukan, warga mengeluh karena kehilangan kenyamanan. “Dulu kalau siang masih bisa berteduh, sekarang sudah tidak ada lagi. Jalan terasa gersang,” keluh seorang warga yang melintas.

banner 336x280

Kebijakan pembongkaran ini tidak hanya memantik reaksi warga, tetapi juga dibahas dalam forum resmi DPRD. Dalam sidang paripurna beberapa hari lalu, Fraksi Partai Golkar menyampaikan kritik tajam. Juru bicara Fraksi Golkar, Amad Nijar, menilai langkah pemerintah daerah kurang tepat. “Tanaman yang sudah ada mestinya dirawat, apalagi usianya sudah cukup besar dan memberikan manfaat. Sementara masih banyak titik kosong yang bisa ditanami pohon baru,” tegasnya.

Meski demikian, pendapat berbeda datang dari Fraksi PAN DPRD Pringsewu. Anggota dewan Dedi Sutarno menyatakan pergantian tanaman merupakan hal wajar. Menurutnya, Pemkab Pringsewu telah menyiapkan pengganti sehingga estetika kawasan tetap terjaga. “Kalau soal taman, insya Allah bupati paham. Beliau punya pengalaman mengelola tempat wisata, jadi pasti ada tim ahli yang membidanginya,” ujar Dedi.

Hingga kini, pembongkaran ketapang kencana masih menjadi perbincangan hangat masyarakat. Sebagian menilai perubahan ini mengurangi kenyamanan publik, sementara pihak pemerintah menekankan adanya peremajaan dan penataan ulang kawasan. Polemik ini diperkirakan akan terus bergulir, mengingat isu ruang terbuka hijau menjadi salah satu kebutuhan vital di tengah meningkatnya suhu lingkungan.***

banner 336x280