Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Korban Banjir, Tegaskan Komitmen Kepedulian

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperlihatkan langkah nyata kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan makanan siap saji, pada Minggu (31/8/2025) Pemkot kembali menyalurkan bantuan beras bagi para korban banjir.

Bantuan beras ini diberikan langsung kepada warga penerima, dengan tujuan meringankan beban masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir. Tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pokok, langkah ini juga menjadi wujud solidaritas pemerintah dalam memastikan warga tetap mampu bertahan menghadapi musibah.

banner 336x280

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, yang mewakili Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat ketika mereka menghadapi kesulitan.

“Ibu Walikota Bunda Eva ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi. Bantuan beras ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas pemerintah bersama warga, agar mereka tetap kuat menghadapi ujian ini,” ujar Wilson di sela-sela penyaluran bantuan.

Selain beras, Pemkot Bandar Lampung sebelumnya juga telah mendistribusikan bantuan berupa uang tunai, nasi kotak, dan air mineral. Berdasarkan data, tercatat sebanyak 1.271 rumah terdampak yang menerima bantuan dari pemerintah. Tak berhenti di situ, Pemkot juga melakukan aksi nyata lainnya, seperti membersihkan sisa lumpur yang menutupi pemukiman warga dan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kami masih berada di lokasi hingga hari ini untuk membersihkan sisa lumpur dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat. Langkah ini penting untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir,” tambah Wilson.

Warga yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan pemerintah. Yanti, salah seorang warga dari Kecamatan Teluk Betung Timur, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami merasa terbantu sekali. Dengan adanya bantuan beras ini, kebutuhan makan sehari-hari bisa tercukupi,” tuturnya.

Bencana banjir yang melanda wilayah Bandar Lampung ini dipicu hujan deras pada Jumat (29/8/2025), yang juga mengakibatkan longsor di Kabupaten Pesawaran. Peristiwa tersebut membuat akses jalan utama di Laksamana R.E. Martadinata, penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran, sempat tertutup. Lumpur bahkan masuk ke sejumlah pemukiman warga, terutama di Kelurahan Waytatan, Kecamatan Teluk Betung Timur, yang terdampak cukup parah.

Dengan berbagai langkah penanganan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat bisa kembali bangkit. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya membantu secara material, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam menghadapi bencana.***

banner 336x280