Pemprov Lampung Gelar Doa Bersama Menjelang Aksi Demonstrasi Mahasiswa dan Masyarakat

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI– Pemerintah Provinsi Lampung menggelar doa bersama yang diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di halaman Kantor DPRD Provinsi Lampung, Minggu, 31 Agustus 2025. Kegiatan ini digelar sebagai persiapan menjelang aksi demonstrasi yang akan berlangsung besok, Senin 1 September 2025, sekaligus sebagai upaya menjaga ketenangan dan kedamaian di provinsi Lampung.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan bahwa doa adalah senjata orang beriman dan menjadi sarana ikhtiar spiritual agar semua kegiatan, termasuk aksi unjuk rasa, berjalan aman dan kondusif. Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang wafat saat kericuhan aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu, serta seluruh ASN dan warga yang menjadi korban dalam peristiwa sebelumnya.

banner 336x280

“Doa ini adalah bentuk pengharapan kita agar almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan semua pihak yang telah wafat diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga Provinsi Lampung tetap aman, tentram, dan damai,” ujar Gubernur Mirza.

Selain mendoakan, doa bersama juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan persatuan. Kegiatan ini diikuti berbagai tokoh masyarakat, termasuk Kiyai, ulama, tokoh adat, mahasiswa, organisasi masyarakat, serta para pengemudi ojek online, menunjukkan semangat kolaborasi lintas elemen masyarakat Lampung.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa aksi demonstrasi besok adalah hak konstitusional mahasiswa dan rakyat untuk menyuarakan aspirasi. Namun, ia menekankan agar aksi tersebut berjalan tertib dan damai, tanpa adanya anarkisme. “Saya yakin mahasiswa dan peserta demo besok hanya menyuarakan hati mereka. Saya berharap seluruh rangkaian aksi berlangsung lancar, tertib, dan damai,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap masuk kerja seperti biasa, dengan hampir 800 ASN hadir dan tidak melakukan Work From Home (WFH), sebagai bentuk dukungan terhadap proses demokrasi yang sehat. Gubernur Mirza menekankan bahwa semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan dialog serta kedamaian.

Doa bersama ini dipimpin oleh KH Ihya Ulumuddin dari Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Bandar Lampung. Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Marindo Kurniawan, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar beserta jajaran pimpinan dewan.

Selain itu, jajaran TNI dan Polri juga hadir, termasuk Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, Danlanal Lampung Letkol Laut (P) Krido Satriyo U, serta Danlanud BYN Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, S.M. Kehadiran aparat ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan untuk memastikan Provinsi Lampung tetap kondusif menjelang aksi.***

banner 336x280