Pertama di Pesawaran, Wabup Antonius Resmikan Koperasi Merah Putih, Siap Jadi Ikon Ekonomi Desa

PORTAL ASPIRASI– Momen bersejarah tercatat di Kabupaten Pesawaran pada Selasa, 4 November 2025. Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali resmi membuka Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Trimulyo, yang berlokasi di Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng. Koperasi ini menjadi koperasi Merah Putih pertama di Kabupaten Pesawaran dan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Peresmian berlangsung meriah, dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, anggota DPRD, camat, kepala desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Tegineneng. Acara ditandai dengan pemotongan pita, tumpeng, dan peletakan batu pertama pembangunan gerai koperasi di lahan seluas 10×33 meter. Gedung ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat ekonomi desa, sekaligus menjadi tempat transaksi, penyimpanan, dan pengembangan usaha anggota.

Ketua KDMP Trimulyo, Hartono, menjelaskan bahwa koperasi ini lahir dari semangat dan keinginan warga untuk mengembangkan ekonomi lokal melalui sektor pertanian, terutama komoditas unggulan desa seperti jagung dan singkong. Saat ini, KDMP Trimulyo memiliki 215 anggota aktif yang turut menyumbang ide dan tenaga untuk kemajuan koperasi.

“Kami berharap koperasi ini bisa jadi wadah kebersamaan dan ikon ekonomi baru di Trimulyo. Nantinya akan ada gerai serba ada, pangkalan LPG, serta kios pupuk dan obat-obatan untuk mendukung kegiatan pertanian warga,” ujar Hartono. Ia menambahkan, rencana jangka panjang koperasi juga mencakup pembangunan lima unit ruko usaha untuk memasarkan produk lokal, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga dan membuka lapangan kerja baru.

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengapresiasi semangat warga Trimulyo. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong tumbuhnya koperasi di setiap desa. Antonius menekankan pentingnya manajemen profesional dan keterlibatan aktif masyarakat agar koperasi bisa berjalan dengan sehat dan berkelanjutan.

“Kalau warganya aktif bertransaksi di koperasi sendiri, otomatis usaha ini akan hidup. Lama-lama, koperasi ini bisa menjadi pusat belanja desa yang nyaman dan bersaing dengan usaha lainnya,” kata Antonius. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antara pengurus dan anggota, agar koperasi dapat menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan menjadi contoh sukses bagi desa-desa lain di Pesawaran.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap kehadiran KDMP Trimulyo tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi warga, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan perekonomian berbasis desa. Dengan dukungan semua pihak, koperasi ini diharapkan menjadi model bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal secara optimal.***