Rudi Suhaimi Kalianda Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Satya Lencana Adhitya Mahatva Yodha Utama 2025

PORTAL ASPIRASI– Sosok inspiratif asal Lampung Selatan, Rudi Suhaimi Kalianda, kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Direktur Radio Dimensi Baru (DB) FM 93.0 Kalianda ini berhasil meraih penghargaan Satya Lencana Adhitya Mahatva Yodha Utama 2025 dalam peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna Provinsi Lampung yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-65 Karang Taruna Nasional. Acara penghargaan bergengsi tersebut digelar di Lapangan Cipta Karya, Jalan Raden Intan, Kalianda, Minggu 2 November 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Aswarodi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, yang hadir mewakili Gubernur Lampung. Selain Rudi, puluhan tokoh lainnya dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung turut menerima penghargaan yang sama atas kontribusi dan kepedulian mereka terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan kepemudaan.

Bagi Rudi Suhaimi, penghargaan ini bukanlah yang pertama. Pada September 2022 lalu, dalam ajang Bulan Bhakti Karang Taruna Tingkat Provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, ia juga menerima penghargaan serupa yang diserahkan langsung oleh Gubernur Lampung saat itu, Arinal Djunaidi. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kiprahnya yang konsisten dalam bidang penyiaran, jurnalistik, serta aktivitas sosial di Lampung Selatan.

Rudi dikenal sebagai figur muda yang berkomitmen terhadap pengembangan masyarakat melalui dunia penyiaran. Melalui Radio Dimensi Baru (DB) FM, ia aktif menyuarakan isu-isu sosial, mendorong edukasi publik, serta menginspirasi generasi muda untuk turut berperan dalam kemajuan daerah. Tidak hanya itu, Rudi juga dikenal dekat dengan komunitas dan organisasi kepemudaan, menjadikannya sebagai salah satu tokoh yang disegani di kalangan aktivis Lampung Selatan.

Acara penganugerahan penghargaan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, baik dari Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Turut hadir pula para pengurus Karang Taruna dari berbagai daerah, akademisi, serta tokoh masyarakat yang selama ini berperan dalam pengembangan kepemudaan dan kegiatan sosial di Lampung.

Dalam sambutannya, Aswarodi menegaskan bahwa penghargaan Satya Lencana Adhitya Mahatva Yodha Utama diberikan kepada individu yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam memperkuat peran sosial dan kepemudaan di masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah. “Dari dulu sampai sekarang, pemuda memiliki peran penting dalam pergerakan pembangunan. Saya berharap Karang Taruna terus aktif berkontribusi untuk kemajuan Lampung,” ujarnya mewakili Gubernur Lampung.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan, Sahirul Hidayat atau yang akrab disapa Suntai, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran pemuda dalam pembangunan daerah. “Sebagai generasi muda, kita harus siap menjadi agen perubahan. Pemuda Lampung Selatan harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan membawa semangat baru bagi kemajuan daerah,” ujarnya penuh semangat.

Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Rudi Suhaimi Kalianda menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan inspiratif bagi generasi muda. Ia mengatakan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan dorongan untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat. “Ada atau tidak penghargaan, saya akan tetap berkarya. Saya hidup maka saya berkarya. Itulah prinsip hidup saya,” ucapnya tegas.

Rudi juga menambahkan bahwa dunia penyiaran bukan sekadar media hiburan, tetapi ruang edukasi sosial yang mampu membentuk opini publik dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Ia berharap radio dan media lokal terus berkembang menjadi sarana pemberdayaan masyarakat di Lampung Selatan. “Saya ingin menjadikan radio bukan hanya tempat mendengar musik, tapi tempat belajar, berbagi inspirasi, dan menguatkan solidaritas,” katanya.

Kiprah Rudi di dunia penyiaran sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Ia dikenal aktif membangun jejaring sosial dan kemitraan antara lembaga, komunitas, dan pemerintah daerah untuk menciptakan program yang berdampak nyata. Melalui berbagai kegiatan sosial, seperti pelatihan jurnalistik pemuda, penggalangan dana sosial, hingga program peduli lingkungan, Rudi berusaha menunjukkan bahwa penyiaran dapat menjadi motor perubahan sosial.

Penghargaan Satya Lencana Adhitya Mahatva Yodha Utama yang diterimanya tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, integritas, dan dedikasi dalam bidang sosial akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Rudi Suhaimi menjadi contoh nyata bahwa seorang tokoh lokal bisa berkontribusi besar bagi daerahnya tanpa harus meninggalkan akar perjuangan di tanah kelahirannya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat kepemudaan di Lampung terus hidup dan berkembang. “Kita tidak bisa menunggu perubahan datang, kita harus menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” ujarnya penuh makna.

Dengan semangat yang tidak pernah padam, Rudi Suhaimi Kalianda membuktikan bahwa pengabdian dan karya akan selalu menemukan jalannya untuk diakui. Melalui dedikasinya di dunia penyiaran dan sosial, ia telah menorehkan jejak yang menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda Lampung Selatan, untuk terus bergerak dan berkarya demi kemajuan daerahnya.***