PORTAL ASPIRASI– Universitas Lampung (Unila) menggelar Pekan Seni Mahasiswa Unila (Peksimila) 2025 selama dua hari di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Rabu–Kamis, 18–19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ajang penjaringan sekaligus seleksi awal bagi mahasiswa berbakat seni yang akan diproyeksikan mewakili Unila pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Lampung 2026.
Ketua pelaksana Peksimila 2025, Edi Siswanto, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi dan kompetisi sehat bagi mahasiswa lintas fakultas. Melalui Peksimila, Unila berupaya memberi wadah bagi seniman kampus untuk menampilkan karya terbaiknya sekaligus mempersiapkan diri menuju ajang seni di tingkat daerah dan nasional.
Peksimila 2025 mempertandingkan 15 tangkai lomba yang mencakup berbagai cabang seni. Di antaranya seni vokal solo kategori pop, dangdut, dan seriosa, seni rupa, fotografi, seni lukis, seni tari, hingga penulisan sastra yang meliputi puisi, lakon, dan cerpen. Ragam cabang tersebut menunjukkan komitmen Unila dalam merawat keberagaman ekspresi seni mahasiswa.
Edi Siswanto menilai antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Mahasiswa dari berbagai fakultas terlibat aktif dan menunjukkan kualitas karya yang kompetitif. Menurutnya, hal itu menjadi indikator positif berkembangnya iklim kesenian di lingkungan kampus. “Hari terakhir kegiatan ditutup dengan lomba baca puisi dan monolog yang berlangsung cukup dinamis,” ujarnya.
Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kalangan seniman teater dan sastrawan berpengalaman, antara lain Ari Pahala Hutabarat, Isbedy Stiawan ZS, Arman AZ, Yulizar Lubay, Agit Yogi Subandi, Iin Zakaria, Alexander Gebe, dan Gandi Maulana. Kehadiran para juri tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas penilaian sekaligus memberi masukan konstruktif bagi peserta.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Sunyono, menyampaikan bahwa Peksimila bukan sekadar ajang lomba, melainkan proses awal pembinaan berkelanjutan. Mahasiswa yang meraih juara pertama di tiap tangkai lomba akan dipersiapkan sebagai duta Unila untuk mengikuti Peksimida Lampung 2026, bahkan berpeluang melaju ke Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).
“Kegiatan ini bertujuan mencari dan menyeleksi bakat seniman kampus yang nantinya akan dibina secara lebih terarah untuk menghadapi Peksimida dan Peksiminas 2026,” kata Sunyono. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta dewan juri yang telah berkontribusi menyukseskan Peksimila 2025.
Adapun para pemenang Peksimila 2025 berasal dari berbagai kategori, mulai dari penulisan lakon, puisi, cerpen, monolog, hingga baca puisi putra dan putri. Para juara ini diharapkan mampu menjadi representasi kreativitas dan daya saing mahasiswa Unila di tingkat daerah pada tahun mendatang.***













