PORTAL ASPIRASI- Antusiasme komunitas pecinta burung berkicau memadati gelaran Piala Kapolres Lampung Selatan yang berlangsung di halaman Mapolres Lampung Selatan, Minggu (10/5/2026).
Ajang bergengsi tersebut sukses menarik ratusan peserta dari berbagai daerah. Berdasarkan data panitia, sebanyak 404 peserta telah terdaftar untuk mengikuti berbagai kelas perlombaan yang dipertandingkan.
Kegiatan menghadirkan tim juri dari Jasmine Indonesia dengan sejumlah kategori favorit seperti murai batu, kacer, sogon, kenari, hingga lovebird fighter.
Beberapa kelas bahkan tercatat penuh dengan sistem eksklusif 24 gantangan, di antaranya Murai Batu Muda A, Murai Dewasa Kapolres, Murai Batu Dewasa Wakapolres, serta Murai Batu Muda kelas Kanit.
Selain itu, sejumlah kelas lain juga dipadati peserta seperti Kenari A, Lovebird Restart 650 A, Murai Batu B, hingga Kacer Kanit yang masing-masing hampir mencapai kapasitas maksimal.
Kapolres Lampung Selatan, Toni Kasmiri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas kicau mania yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan komunitas pecinta burung berkicau yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya Piala Kapolres Lampung Selatan. Antusiasme yang sangat besar ini menunjukkan bahwa silaturahmi dan kebersamaan antar komunitas masih terjalin dengan sangat baik,” ujar Toni Kasmiri.
Menurutnya, hingga perlombaan berlangsung tercatat sebanyak 404 peserta telah mengisi berbagai kelas dari total target 624 peserta yang diproyeksikan panitia.
Ajang Silaturahmi dan Penguatan Hubungan Polri dengan Masyarakat
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi burung berkicau, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan, menjaga hubungan harmonis antara masyarakat dengan Polri, sekaligus memberikan ruang positif bagi para penghobi burung berkicau di Lampung dan luar daerah,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan Lampung Selatan kepada komunitas kicau tingkat nasional.
Dalam perlombaan tersebut, kelas utama Kapolres menjadi salah satu yang paling menyita perhatian peserta karena menyediakan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Revo serta uang pembinaan sebesar Rp8 juta bagi juara pertama.
Panitia juga menerapkan aturan ketertiban bagi seluruh peserta selama perlombaan berlangsung demi menjaga sportivitas dan kenyamanan kegiatan.***



















