Dari Combain Hingga Sumur Bor, Aspirasi Petani Pringsewu Diserap DPRD

PORTAL ASPIRASI- Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pringsewu, Sudiyono, menggelar kegiatan reses di Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyerap berbagai aspirasi, khususnya dari kalangan petani.

Reses tersebut dihadiri kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) dari sejumlah wilayah, di antaranya Margakaya, Sidoharjo, Pringsewu Timur hingga Pringsewu Barat. Suasana berlangsung interaktif dengan berbagai usulan yang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.

Dari hasil dialog, setidaknya terdapat empat aspirasi utama yang menjadi prioritas. Pertama, kebutuhan alat panen modern berupa combain untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya produksi pertanian. Petani mengaku kesulitan mencari tenaga kerja saat musim panen, sehingga keberadaan alat ini sangat dibutuhkan.

Kedua, warga mengusulkan pembentukan P3A (Perhimpunan Petani Pemakai Air) di wilayah Margakaya. Organisasi ini dinilai penting untuk mengatur distribusi air irigasi secara lebih adil dan terorganisir, terutama saat musim kemarau.

Ketiga, kebutuhan sumber air baku melalui pembangunan sumur bor turut menjadi perhatian. Beberapa petani mengeluhkan keterbatasan air untuk mendukung aktivitas pertanian mereka.

Keempat, aspirasi juga datang dari sektor kesehatan, yakni kebutuhan meja dan kursi untuk menunjang kegiatan Posyandu agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya balita, dapat berjalan lebih optimal.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Sudiyono menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur legislatif.

“Saya mendengar langsung kebutuhan masyarakat di sini. Mulai dari combain untuk efisiensi panen, pembentukan P3A, sumur bor, hingga fasilitas Posyandu. Semua ini akan saya bawa dalam rapat di Komisi II DPRD untuk dicarikan solusi melalui penganggaran,” ujarnya.

Warga yang hadir menyambut baik respons cepat tersebut. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya berhenti pada tahap penyerapan, tetapi dapat direalisasikan dalam program nyata.

Hal senada disampaikan Kepala Lingkungan V Pringsewu Selatan, Muslih, yang berharap aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui dukungan DPRD.***