PORTAL ASPIRASI— Menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas penyeberangan kendaraan dari Jawa menuju Sumatera mulai meningkat signifikan. Sejak H-10 hingga H-5, tercatat 183.581 penumpang dan 47.328 unit kendaraan meninggalkan Pulau Jawa, dengan Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, menjadi salah satu jalur alternatif yang mengalami peningkatan trafik signifikan, khususnya kendaraan roda dua.
Data Posko Cabang Merak mencatat, selama periode 20 Desember 2025 pukul 08.00 WIB hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB (H-5), tercatat 1.029 unit kendaraan roda dua dan 945 unit truk logistik golongan VIB menyeberang menuju Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan. Angka ini menunjukkan lonjakan dibanding H-6, di mana kendaraan roda dua hanya tercatat 347 unit dan truk logistik 613 unit.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut lonjakan ini merupakan pola rutin menjelang Nataru. “Data produksi ini mencerminkan peningkatan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera. Kami terus memperkuat pemantauan dan melakukan langkah pengaturan operasional di kawasan pelabuhan untuk memastikan kelancaran layanan,” ujar Heru. Puncak arus kendaraan biasanya terjadi pada jam-jam check-in utama, yakni 20.00–02.00 WIB dan 08.00–11.00 WIB.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menekankan pentingnya perencanaan perjalanan bagi masyarakat. Ia menyarankan pembelian tiket dilakukan minimal H-1 melalui aplikasi Ferizy untuk menghindari antrean panjang. “Datanglah sesuai jadwal pada tiket, jaga kondisi fisik dan kendaraan, agar perjalanan penyeberangan berlangsung aman dan nyaman,” kata Windy. Tiket online telah dibuka sejak H-60, dan sistem akan menolak transaksi bila pembelian dilakukan terlalu dekat pelabuhan oleh pihak tidak berwenang.
Selain sepeda motor, kendaraan roda empat, truk, dan bus juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada H-5, tercatat 41 kapal beroperasi melayani 39.728 penumpang, naik 3,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Kendaraan roda dua tercatat 1.016 unit (naik 28,3 persen), kendaraan roda empat 4.661 unit (naik 2,8 persen), truk 3.502 unit (naik 2,3 persen), dan bus 434 unit relatif stabil. Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.613 unit, naik 4,7 persen dibanding H-5 tahun sebelumnya.
Sementara itu, data Posko Bakauheni menunjukkan 35 kapal beroperasi dengan 33.519 penumpang dari Sumatera ke Jawa, naik 4,6 persen, dan kendaraan 7.809 unit, meningkat 5,2 persen dibanding periode sama tahun lalu. ASDP memastikan kesiapan armada, pengaturan lalu lintas, dan layanan operasional tetap optimal guna mendukung kelancaran arus Nataru, memastikan perjalanan antarpulau aman dan tertib bagi seluruh pengguna jasa.***













