Pemuda di Pringsewu Curi Perhiasan Emas Rumah Teman, Terungkap

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI– Kepercayaan yang selama ini terjalin antara teman justru berujung pada kasus pencurian. AD (23), seorang pemuda warga Kelurahan Pringsewu Selatan, nekat mencuri perhiasan emas milik orang tua temannya sendiri di Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Jumat (19/12) sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban, Ira Diah Palupi (54), mengaku terkejut ketika menyadari perhiasannya hilang. Perhiasan seberat 28,9 gram yang terdiri dari kalung, gelang, cincin, dan anting-anting, disimpan rapi di dalam laci lemari kamar. “Saya tidak menyangka perhiasan itu hilang, karena pelaku selama ini sering datang ke rumah dan terlihat akrab,” kata korban.

banner 336x280

Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, menjelaskan kronologi kejadian. “Kejadian bermula saat anak korban, M. Habib Adilah, pulang dari membeli sarapan pagi. Ia bertemu dengan pelaku di depan rumah. Pelaku berdalih mengambil kunci rumah yang tertinggal. Satu jam kemudian, korban hendak menghadiri kondangan dan menyadari perhiasannya hilang,” ujarnya.

Kecurigaan mulai mengarah pada AD setelah anak korban mengingat keberadaan pelaku di rumah pada pagi hari. Saksi kemudian mendatangi rumah pelaku. Awalnya pelaku menyangkal, namun akhirnya mengakui telah mengambil perhiasan emas tersebut. Barang bukti berupa perhiasan emas kemudian diamankan di rumah pelaku sebelum dibawa ke Polsek Pringsewu Kota.

“Pelaku mengaku melakukan pencurian seorang diri karena membutuhkan uang untuk biaya berangkat ke Pulau Jawa dan memenuhi kebutuhan hidup. Ia merasa aksinya mudah karena sudah terbiasa keluar-masuk rumah korban dan memahami situasi di dalamnya,” tambah AKP Ramon.

Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Pringsewu Kota. Ia dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa kedekatan dan kepercayaan tidak selalu menjamin keamanan. Penting bagi setiap orang untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama terhadap orang yang terlihat akrab namun memiliki niat tersembunyi.

Kasus ini juga memicu diskusi di kalangan warga tentang pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap barang berharga di rumah. AKP Ramon menekankan, “Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga barang berharga dan memastikan akses orang lain ke rumah tidak sembarangan, agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.”***

banner 336x280