PORTAL APSIRASI– Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pringsewu hingga 12 September 2025 masih berada dalam tahap II pengaktifan, dengan fokus utama pada koordinasi intensif bersama pemerintah pusat dan provinsi. Tahapan ini menjadi penentu bagi koperasi untuk bisa beroperasi secara legal dan mendapatkan akses permodalan dari bank negara (Himbara).
“Kami terus mendapatkan informasi melalui zoom meeting dan surat dinas untuk memahami mekanisme peminjaman modal di Himbara,” kata Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Pringsewu, Debit Zuliansyah, Jumat (12/9/2025), didampingi PLT. Kadis Koperindag dan UMKM Sulistyoningsih di ruang kerjanya.
Pada tahap ini, Diskoperindag juga mendapat sosialisasi terkait kerjasama koperasi dengan BUMN melalui aplikasi Simkopdes microsite Kementerian Koperasi. Beberapa BUMN yang berpotensi bekerja sama meliputi Pupuk Indonesia, Pertamina LPG, Bulog, Apotik Kimia Farma, Pos Indonesia, dan Telkom.
Debit menjelaskan bahwa rencana permodalan koperasi bisa mencapai Rp3 miliar, namun besaran ini akan disesuaikan dengan pengajuan dan potensi usaha masing-masing pekon. “Sebelum mengajukan pinjaman ke Himbara, koperasi harus menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dihadiri kepala pekon dan Badan Himpunan Pemekonan (BHP), sesuai PMK No. 49 Tahun 2025,” jelasnya.
Jika usulan mendapat persetujuan dari pusat, kemudian dituangkan dalam berita acara dan persetujuan pemerintah desa, barulah koperasi bisa menyusun proposal bisnis untuk diajukan ke bank Himbara seperti BNI, BRI, BSI, dan Mandiri.
Satu hal penting yang harus dicatat oleh koperasi adalah ketentuan pembagian keuntungan. Apabila usaha berjalan lancar, koperasi diwajibkan menyerahkan 20 persen dari keuntungan kepada desa atau pekon untuk pembangunan, sesuai Permendes No. 10 Tahun 2025.
Hingga saat ini, dari 120 pekon dan 5 kelurahan di Pringsewu, belum ada satu pun Koperasi Merah Putih yang aktif beroperasi secara penuh. Proses koordinasi dan kajian dari pusat masih berlangsung, menandai pentingnya tahap persiapan sebelum koperasi benar-benar berjalan.***


















