Mahasiswa Farmasi Unila Edukasi Warga Soal Asam Urat, Kolesterol dan Pola Hidup Sehat

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Lampung (HIMAFARSI Unila) kembali menunjukkan aksi nyata pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan PIONIR 2026 (Pharmacy Initiative for Outreach, Innovation, and Rural Health).

Program yang merupakan bagian dari rangkaian SI AKSI 2026 itu digelar di Desa Sabah Balau, Lampung Selatan, dengan menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan edukasi langsung untuk masyarakat desa.

banner 336x280

Ketua pelaksana kegiatan, Vindya Rachmitha Marpaung, mengatakan PIONIR 2026 menjadi bentuk kepedulian mahasiswa farmasi terhadap pentingnya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa farmasi kepada masyarakat. Kami berharap edukasi dan pelayanan kesehatan yang diberikan bisa meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Vindya.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026 tersebut turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, Rasmi Zakiah Oktarlina, beserta para pembina HIMAFARSI Unila.

Sejumlah dosen pembina yang hadir antara lain Wahyu Alfath Firdaus, Dwi Ismayati, Ervina Damayanti, Afriyani, dan Yulianasari Pulungan.

Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa general check up (GCU) dan pengecekan tekanan darah.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan, warga juga memperoleh edukasi langsung terkait pola hidup sehat serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh secara rutin.

Ketua HIMAFARSI Unila, M. Daffa Imtiyaaz, mengapresiasi seluruh panitia dan mahasiswa yang telah terlibat aktif menyukseskan kegiatan pengabdian tersebut.

Salah satu sesi yang mendapat perhatian masyarakat adalah penyuluhan kesehatan mengenai asam urat, gula darah, dan kolesterol yang disampaikan oleh Dwi Ismayati.

Materi penyuluhan membahas penyebab penyakit, faktor risiko, hingga cara pencegahan melalui pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, HIMAFARSI Unila juga menggelar workshop pembuatan teh herbal berbahan alami seperti sereh, jahe, daun kelor, daun salam, dan gula merah.

Workshop tersebut disambut antusias warga karena dinilai memberikan pengetahuan baru tentang minuman herbal sederhana yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa dan warga tampak aktif berinteraksi dalam berbagai sesi pelayanan dan edukasi kesehatan.

Melalui PIONIR 2026, HIMAFARSI Unila berharap kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa.***

banner 336x280