Ratusan Calon Taruna Berebut Masuk Politeknik Agraria STPN, Pengumuman Akhir Segera Digelar

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Proses Seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 terus berlanjut. Para calon taruna/i yang dinyatakan lulus ujian Computer Based Test (CBT) kini mengikuti tahapan seleksi lanjutan untuk memperebutkan kursi pendidikan di perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut.

Ujian CBT sebelumnya telah dilaksanakan pada 1-4 Juli 2026. Peserta yang berhasil melewati tahap tersebut kemudian melanjutkan proses seleksi berikutnya, mulai dari tes kesamaptaan, tes kesehatan, tes psikologi, hingga tahap wawancara.

banner 336x280

Saat ini, seleksi PTB telah memasuki tahap wawancara. Dalam tahap ini, peserta diuji mengenai kemampuan komunikasi, aspek kepribadian, motivasi, serta kesiapan dalam menjalani pendidikan sebagai Taruna/i Politeknik Agraria STPN.

Salah satu peserta seleksi, Dimas Badrikawi Starautomo (19), asal Kota Malang, Jawa Timur, mengaku bersyukur dapat melewati berbagai tahapan seleksi hingga sampai pada tahap wawancara.

Dimas yang memilih Program Studi Manajemen Penataan Ruang menyampaikan bahwa proses seleksi memberikan pengalaman tersendiri baginya.

“Saya merasa bersyukur sudah bisa melalui tahapan tes kesamaptaan, kesehatan, dan psikologi selama tiga hari kemarin, dan ternyata saya bisa sampai ke tahapan wawancara ini,” ujar Dimas.

Menjelang wawancara, Dimas mengaku tetap percaya diri meski sempat merasakan sedikit gugup. Ia berharap dapat lolos seluruh tahapan dan diterima sebagai Taruna Politeknik Agraria STPN.

Hal serupa juga dirasakan Aurelia Nidya Prasetyo (19), calon taruni asal Pati, Jawa Tengah, yang memilih Program Studi Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah (KMPT).

Menurut Aurelia, setiap rangkaian seleksi memiliki tantangan berbeda. Mulai dari pengujian kemampuan fisik, kondisi kesehatan, hingga kesiapan mental para peserta.

“Awalnya tentu saya merasa deg-degan saat akan mengikuti wawancara. Namun, setelah berada di ruang wawancara, saya mulai merasa lebih rileks dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik,” ungkap Aurelia.

Dengan berakhirnya tahapan seleksi lanjutan, proses penerimaan calon taruna dan taruni kini memasuki tahap akhir. Politeknik Agraria STPN memastikan seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan guna mendapatkan peserta terbaik yang memiliki kemampuan, kompetensi, serta komitmen untuk mengikuti pendidikan.

Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum Politeknik Agraria STPN, Widhiana Hestining Puri mengatakan, proses seleksi dilakukan untuk menjaring calon taruna/i yang benar-benar memenuhi kualifikasi.

Menurutnya, setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilakukan, peserta kini tinggal menunggu pengumuman hasil akhir.

“Kami akan menjaring 350 calon taruna/i yang terdiri dari tugas belajar, jalur umum dan juga kerja sama pemerintah daerah yang nantinya akan diumumkan pada 22 Juli 2026,” kata Widhiana.

Peserta yang dinyatakan lulus nantinya wajib mengikuti daftar ulang secara daring sebelum memasuki asrama pada 21 Agustus 2026.

Selanjutnya, para taruna/i baru akan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Taruna Baru (PKKTB) pada 24-27 Agustus 2026 sebelum memulai kegiatan perkuliahan pada 31 Agustus 2026.***

banner 336x280