PORTAL ASPIRASI- Pemerintah Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menggelar tradisi Bersih Desa ke-116 yang dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit bersama dalang Ki Gunawan Wibisono membawakan lakon Satria Pinilih. Kegiatan berlangsung di Pendopo Balai Pekon Wonodadi, Rabu malam (8/7/2026).
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, tradisi Bersih Desa pada hakikatnya merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, hasil bumi, kemakmuran, serta keselamatan yang telah diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, tradisi tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai bencana.
“Bersih Desa menurut tradisi luhur masyarakat kita adalah bagian dari ritual selamatan yang merupakan upacara inti yang mencakup keselarasan antara manusia dan alam sekitar. Melalui kebersamaan malam ini, tidak ada lagi pembedaan berdasarkan strata sosial di antara sesama warga, semua melebur menjadi satu, duduk sama rendah dan tegak sama tinggi,” ujar Umi Laila.
Ia menjelaskan, kegiatan Bersih Desa juga merupakan bentuk penghormatan masyarakat kepada alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan. Kehadiran pagelaran wayang kulit dinilai semakin memperkuat makna tradisi tersebut sebagai perpaduan antara ritual adat dan pelestarian seni budaya.
Menurut Umi Laila, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun seperti Bersih Desa perlu terus dijaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat sekaligus sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
“Saya berharap acara ini dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan persatuan dan kesatuan di antara kita, yang merupakan modal utama dalam membangun daerah. Mari kita bergandengan tangan mewujudkan Kabupaten Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius dalam bingkai keberagaman,” ucapnya.
Kegiatan Bersih Desa ke-116 Pekon Wonodadi turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Taufik Qurahim, Camat Gadingrejo Eko Purwanto, Kepala Pekon Wonodadi M. Juhdan Amin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang memadati lokasi acara.
Tradisi Bersih Desa yang telah berlangsung selama lebih dari satu abad tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya lokal yang terus dijaga masyarakat Pekon Wonodadi sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.***













