Berkat Latihan Disiplin, Siswi SMPN 1 Pringsewu Sukses Raih Medali Perak Taekwondo Internasional

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Pringsewu. Verda Intan Sakira, siswi SMP Negeri 1 Pringsewu, sukses mempersembahkan medali perak pada ajang International PBTI Series (Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026) Ksatria Nusantara Lampung yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Bandar Lampung, pada 10–12 Juli 2026.

Verda yang merupakan atlet Gorilas Taekwondo Club Pringsewu tampil di nomor Kyorugi Putri Cadet Pemula Under 51 Kilogram. Raihan medali perak tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, keluarga, pelatih, serta masyarakat Kabupaten Pringsewu.

banner 336x280

Dalam proses pembinaannya, Verda berlatih di Dojang Kelurahan Pringsewu Timur di bawah bimbingan Sabeum Bela Asri Pratiwi, S.H. Berkat latihan yang konsisten, disiplin, dan kerja keras, ia mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah yang mengikuti kejuaraan bergengsi tersebut.

Kepala SMP Negeri 1 Pringsewu, Subagyo, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih siswi barunya tersebut. Menurutnya, pencapaian Verda tidak hanya diukur dari medali yang berhasil dibawa pulang, tetapi juga dari semangat, disiplin, dan perjuangan panjang yang telah dilalui.

“Ini merupakan pencapaian yang patut kita banggakan. Bukan hanya karena medali yang diraih, tetapi tentang semangat seorang atlet dan perjalanan panjang hingga mampu mencapai tahap ini,” ujar Subagyo, Senin (13/7/2026).

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMPN 1 Pringsewu untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Jangan pernah takut untuk tampil dan jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai. Teruslah belajar, berlatih, dan mengasah kemampuan agar cita-cita dapat terwujud,” pesannya.

Sementara itu, pelatih Verda, Sabeum Bela Asri Pratiwi, S.H., menegaskan bahwa seluruh atlet yang tampil dalam kejuaraan layak mendapatkan apresiasi, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum naik podium.

Menurutnya, setiap atlet telah melalui proses latihan yang panjang, penuh disiplin, dan pengorbanan besar sebelum bertanding di atas matras.

“Semua atlet adalah pejuang. Mereka telah melalui proses latihan yang panjang, disiplin, serta pengorbanan besar sebelum bertanding. Medali memang menjadi kebanggaan, tetapi perjuangan mereka jauh lebih berharga,” katanya.

Bela juga menambahkan bahwa untuk menjadi atlet berprestasi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknik dan fisik. Seorang atlet juga harus mampu menjaga pola makan, kesehatan, stamina, serta berat badan agar dapat tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

Prestasi yang diraih Verda Intan Sakira di ajang International PBTI Series 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Kabupaten Pringsewu untuk terus berlatih, meningkatkan prestasi, dan mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.***

banner 336x280