Isu Pagar Laut Lampung, Akademisi Nilai Perlu Ruang Komunikasi yang Kredibel

banner 468x60

PORTAL ASPIRASI- Konflik terkait keberadaan jaring pengaman sampah atau pagar laut di kawasan JW Marriott Lampung Resort and Spa kembali menjadi sorotan akademisi. Kali ini, Guru Besar FISIP Universitas Lampung, Prof Dr Andy Corry Wardhani, menilai persoalan tersebut tidak hanya soal akses wilayah pesisir, tetapi sudah mengarah pada krisis kepercayaan.

Menurut Prof Andy, penyelesaian konflik yang telah berlangsung cukup lama itu tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan teknis, melainkan membutuhkan ruang dialog yang terbuka, konsisten, dan melibatkan semua pihak.

banner 336x280

“Saya belum mengetahui apakah sebelumnya sudah pernah ada dialog terbuka yang dimediasi pemerintah daerah. Jika sudah, perlu dilanjutkan hingga tercapai kesepakatan bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).

Ia menegaskan, akar masalah utama bukan semata pada keberadaan pagar laut atau pemanfaatan ruang pesisir, tetapi pada menurunnya tingkat kepercayaan antara pihak yang berkonflik.

Prof Andy menilai, pemulihan kepercayaan menjadi kunci utama dalam penyelesaian sengketa tersebut. Jika komunikasi yang kredibel dapat dibangun kembali, maka solusi teknis di lapangan akan lebih mudah dicapai.

“Keluhan nelayan dan dorongan agar pemerintah memfasilitasi pertemuan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan ruang komunikasi yang dapat dipercaya bersama,” jelasnya.

Sebelumnya, aktivis lingkungan Lampung, Edy Karizal, juga meminta Pemerintah Provinsi Lampung segera turun tangan dalam menyelesaikan polemik tersebut. Ia menyoroti dugaan penutupan akses ruang laut dan pesisir yang berdampak pada aktivitas nelayan.

Edy menilai, jika konflik ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka dapat memunculkan persepsi negatif terhadap keberpihakan pemerintah daerah.

Ia juga mendesak Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) untuk segera memfasilitasi dialog antara masyarakat pesisir dan pihak pengelola resort agar konflik tidak semakin meluas dan tetap berada dalam koridor penyelesaian yang transparan.

 

banner 336x280

News Feed